Lifestyle

Wakil Presiden Akan Hadir Pada Rakernas Banggakencana 2020

Jakarta, Newsbisnis.net.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo melakukan audiensi dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di kantor Wapres, Jalan Veteran III, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/1/2020). Kepala BKKBN Hasto Wardoyo memohon perkenan Bapak Wakil Presiden untuk membuka dan memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi / Kerja Nasional Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (Banggakencana) tahun 2020.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengungkapkan, “Dalam pertemuan tersebut kami mengundang beliau untuk berkenan hadir dalam Rakernas untuk membuka sekaligus memberikan arahan, BKKBN akan melaksanakan rakernas di tanggal 12-13 Februari, dan insya Allah apabila tidak ada acara penting lainnya beliau berkenan untuk hadir di pembukaan Rakernas, kemudian kami memohon arahan dari Bapak Wapres bagaimana mengendalikan penduduk tumbuh seimbang.”

Terkait dengan stunting Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menegaskan, “Menurut WHO standar stunting itu baik atau normal apabila dibawah 20, sehingga menurut Renstra sampai dengan tahun 2024 itu targetnya adalah 19, namun Presiden Jokowi mentargetkan stunting di angka 14, jadi kita harus kerja keras, makanya BKKBN harus menemukan ibu-ibu yang memiliki anak dibawah 2 tahun tetapi stunting, itu harus kita temukan, kemudian setelah ditemukan harus kita treatment, tapi ingat bahwa stunting dicegahnya sebenarnya sebelum dia hamil sebetulnya, karena sebelum hamil itu harus minum asam folat, harus minum zinc untuk suaminya agar anaknya bagus, minum asam folat itu agar telurnya bagus, embrionya bagus, kalau saya sih tidak cukup 1000 hari pertama kehidupan,” tegas Hasto.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menjelaskan, “Wakil Presiden memberi arahan yang sangat konkrit dan hal-hal teknis, beliau menjelaskan dalam Alquran diatur mengenai jarak melahirkan dan merawat anak dan sampai nanti melahirkan lagi jaraknya 30 bulan, selain itu untuk menyusui itu 24 bulan, kami juga diberi arahan tentang mencegah jangan sampai terjadinya kawin usia dini, beliau memberi arahan kita untuk melibatkan para kiyai, ulama, ustad tentunya dan juga tokoh agama untuk bagaimana kita berkampanye kepada masyarakat agar tidak kawin usia dini,” jelas Hasto.

Rakernas Tahun 2020 mengambil tema, “Banggakencana dalam Era Milenial Untuk Indonesia yang lebih Maju, Sejahtera dan Berkeadilan. Dengan Sub-tema: Bersama Mitra Kerja BKKBN Men”delivered” Pelayanan Banggakencana kepada Keluarga dan Masyarakat. Rakenas bertujuan untuk menyegarkan komitmen dan peran pemerintah serta mitra kerja dalam peningkatan akses dan kualitas Program Banggakencana. Tujuan Rakernas itu sendiri diantaranya adalah pembahasan Rencana Kerja/Rencana Aksi dalam pencapaian Quick Win dan kegiatan prioritas Program Banggakencana tahun 2020, Pembahasan strategi Program dan Kegiatan Prioritas Banggakencana dalam mendukung upaya pencapaian Agenda Pembangunan Nasional dalam RPJMN 2020-2024, serta Sosialisasi Rebranding Banggakencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *