ekonomi

“(Perkoppi)” “Mitra Andal Pemerintah dalam Meningkatkan Penerimaan Negara lewat Pajak”

Jakarta, Newsbisnis.net.

PERKOPPI (Perkumpulan Konsultan Praktisi Perpajakan Indonesia) adalah asosiasi konsultan pajak yang baru terbentuk dan secara resmi telah diakui oleh Ditjen Pajak. Kami merasa bangga dan bersyukur memperoleh kesempatan dan kepercayaan untuk turut andil dalam memperkuat sistem perpajakan Indonesia.

Terkait dengan hal itu, kami memperkenalkan PERKOPPI, baik tentang penggagas, pendiri, dan pengurus, latar belakang kelahiran, dan visi misi yang ingin kami wujudkan dan jalankan. Untuk itu Perkoppi mengadakan  konferensi pers dan Seminar  diselenggarakan di White Room 3, Twin Plaza Hotel, (Jl. Letjend S. Parman Kav. 93 – 94 Jakarta Barat) Rabu (27-10-2019).

Sejak diterapkannya sistem self-assessment, konsultan pajak menjadi profesi yang sangat dibutuhkan dalam sistem perpajakan Indonesia. Perannya sebagai tax intermediary menjadi sangat
strategis: menjembatani kepentingan negara (dalam hal ini Ditjen Pajak) untuk mengisi pundi-pundi
penerimaan demi menopang pembiayaan dan kepentingan wajib pajak untuk memenuhi kewajibam pajak dan memperoleh haknya.

Penerimaan pajak per Oktober 2019 baru tercapai sebesar Rpl.018,5 triliun (per Oktobe
2019)-hanya tumbuh sebesar 0.23% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan masih jauh dari target penerimaan Rpl.577.5 triliun.

Di tengah lesunya denyut penerimaan pajak dan
ketidakseimbangan rasio pegawai pajak dibandingkan wajib pajak, konsultan pajak turut mengemban peran penting dalam membangun kesadaran membayar pajak dan kepercayaan (trust)
terhadap Pemerintah. Selain itu, konsultan pajak juga berperan sebagai mediator antara wajib pajak dan Ditjen Pajak dalam penyelesaian sengketa pajak. Peran-peran tersebut sudah tentu sangat
mermbutuhkan sinergi dan dukungan semua pihak.

Pada aras lain, wajib pajak juga membutuhkan penasihat perpajakan di tengah ragam perbaikan sistem dan reformasi menuju era baru perpajakan. Pemenuhan kewajiban perpajakan yang
kompleks, tingginya cost of compliance, ketidakpastian dan ketidakjelasan penafsiran hukum pajak menjadi alasan betapa peran konsultan pajak masih sangat dibutuhkan oleh wajib pajak, khususnya
dalam memberikan opini untuk mengambil keputusan dan memahami risiko perpajakan ke depan.
Dengan demikian, konsultan pajak yang mumpuni dan berintegritas akan sangat membantu upayamembangun sistem perpajakan yang kuat, kredibel, dan efektif.

Dalam rangka itu, crganisasi profesi,  konsultan pajak diperlukan untuk mendukung peningkatan kompetensi, profesionalitas, dan
integritas konsultan pajak. Meski demikian, organisasi profesi konsultan pajak di Indonesia masih sangat terbatas.

Drs. Herman Juwono, CPA ,CA BKP , selaku ketua umum Perkumpulan Konsultan Praktisi Perpajakan Indonesia (Perkoppi) menyampaikan dalam konferensi pers mengatakan bahwa dengan hadir nya Perkoppi untuk
menjawab kebutuhan itu. maka organisasi profesi konsultan pajak ini  akan memberikan  banyak pilihan kepada para konsultan pajak untuk mengembangkan diri.

Selanjutnya Perkoppi lahir dalam rangka memenuhi permintaan kaum muda konsultan/praktisi pajak, baik yang  telah memilliki izin praktek maupun belum. Yang telah memiliki izin praktek akan menjadi anggota tetap, sementara yang belum akan menjadi anggota terbatas. Anggota terbatas akan dibimbing untuk mengikuti ujian sertifikasi.

Dengan demikian setelah lulus, jumlah konsultan pajak yang memiliki ijin praktek akan bertambah. Penambahan jumlahkonsultan pajak yang berizin praktek ini: penting  mengingat Indonesia, dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta, saat ini harya memiliki seki
5000 konsultan pajak (bandingkan dengan Jepang yang memiliki 60.000 konsultan pajak untuk 60
juta penduduk). Peningkatan jumlah konsultan pajak yang memiliki izin praktek pada gilirannya  diharapkan akan meningkatkan tax ratio ucapnya.

Selanjutnya ketua umum mengatakan bahwa secara formal, Perkoppi didirikan berdasarkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) ASOSL
Konsultan Pajak No: 01/AKP/PJ/2019 tanggal 18 Oktober 2019. Dengan demikian Perkoppi secara resmi telah diakui oleh Ditjen pajak. Kami bangga dan bersyukur telah diberikan kesempatan dan kepercayaan untuk turut andil memperkuat sistem perpajakan ucanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *